Tak Perlu Pergi ke Negara Korea, Inilah Resep Nasi Goreng Korea (Kimchi Bokkeumbap) yang Bisa Kamu Coba di Rumah

Tidak hanya drama-dramanya yang terkenal mendunia, negara Korea juga memiliki segudang menu makanan menarik yang menggoda selera, salah saunya adalah nasi goreng korea kimchi alias bokkeumbap. Cara memasaknya cukup unik dan sedikit berbeda dengan nasi goreng lainnya, bahan yang diperlukan juga yang paling penting adalah kimchi sawi putih. Meskipun makanan ini berasal dari negara korea, namun siapa sangka source Merdeka.com akan menyajikan resep nasi goreng korea kimchi atau bokkeumbap ini. Untuk itu, simak yuk resepnya di bawah ini.

Bahan yang diperlukan:

  • 400 gram nasi putih (2 porsi)
  • 100 gram kimchi sawi putih, lalu iris tipis-tipis
  • 100 gram daging yang sudah diiris, boleh memakai smoked beef
  • 1 batang daun bawang yang diiris halus
  • 1 sendok makan kecap manis
  • ¼ buah bawang Bombay yang diiris dadu (kotak-kotak)
  • 1 butir telur ayam, lalu goreng mata sapi
  • 2-3 siung bawang putih dicincang halus
  • 1 sendok makan minyak sayur
  • 2 sendok teh minyak wijen
  • Garam sesuai selera
  • Merica bubuk secukupnya

Cara membuat nasi goreng korea (kimchi bokkeumbap):

  1. Bumbui daging yang sudah diiris dengan kecap manis, bawang putih, serta merica bubuk secukupnya.
  2. Tumis daging dengan minyak sayur di wajan sampai matang.
  3. Tambahkan bawang Bombay dan kimchi, lalu aduk dan masak selama 5 menit.
  4. Masukkan daun bawang dan bawang putih yang sudah dicincang, lalu masak sebentar dan matikan api.
  5. Masukkan nasi putih, lalu aduk sampai merata.
  6. Tambahkan minyak wijen, garam, dan merica bubuk secukupnya. Aduk hingga semua bumbu merata lalu angkat.
  7. Sajikan nasi goreng kimchi ala korea bersama dengan topping telur mata sapi di atasnya.

Demikian adalah cara membuat nasi goreng kimchi korea alias kimchi bokkeumbap. Tidak perlu jauh-jauh ke negara korea, kamu pun juga bisa menikmatinya di rumah masing-masing dengan keluarga atau kerabat Anda.

Cara Membedakan Batik Tulis

Tidak hanya motif dan warnanya, proses dari pembuatan kain batik pun bermacam -macam. Maka dari itu kita harus teliti sebelum membeli. Apabila kamu ingin memiliki batik tulis atau cap, jangan sampai kamu tertipu yang pada akhirnya malah mendapatkan batik cetak (print). Ternyata terdapat beberapa hal yang bisa kita lihat untuk mengetahui proses pembuatan kain batik yang akan kita beli.

Batik print akan terlihat sempurna

Sekilas mungkin kita akan sulit ketika membedakan batik tulis dan cetak. Namun, kalau dilihat dari dekat, kita bisa melihat ciri khas kerajinan buatan tangan manusia (handmade) atau dengan mesin. Seorang desainer Denny Wirawan yang juga mengolah kain batik Kudus mengatakan bahwa jika kain batik yang terlalu sempurna patut dicurigai sebagai batik printing.  Hal itu bukan berarti batik tulis tidak sempurna lho ya. Akan tetapi, batik tulis yang menurutnya sempurna seringkali merupakan kain batik dari warisan leluhur. “Bukan berarti enggak ada batik tulis yang sempurna ya, tetep ada nah itu bikin saya merinding.

Biasanya batik yang sangat sempurna itu adalah warisan nenek moyang,” ujarnya. Adanya semburat atau titik-titik yang berada di luar ari pola juga bisa menjadi salah satu tanda kain batik tulis. Pengrajin batik Kudus, Ummu Asiyati mengatakan, pada batik tulis hampir selalu ada pecahan malam yang tertinggal. “Merah, atau warna yang lain, pasti akan ada pecahan yang sembutat walaupun sekecil dan serapi apapun itu. Tapi, pada batik printing tidak ada,” tuturnya. Begitu juga dengan batik cap.

Meski mempunyai pola yang sama, namun tekanan dari cap itu bisa saja berbeda-beda. Pengrajin juga bisa saja tidak membuat pola yang berulang, namun cenderungnya sembarang. Namun, Ummu menambahkan, saat ini banyak pula penjual batik yang melakukan kombinasi teknik. Mereka mencetak atau print terlebih dahulu motif batik, baru kemudian finalisasinya dilanjutkan oleh para pembatik. Batik tersebut yang kemudian diklaim sebagai batik tulis. Masyarakat pasti akan lebih sulit dalam menentukan apakah batik tersebut benar-benar batik tulis atau kombinasi. “Kalau yang batik printing dikombinasikan bisa saja disamarkan. Tergantung siapa yang produksi, itu bisa saja untuk menipu pembeli,” katanya.

Beli Baju Batik dan kain batik berkualitas dengan harga terjangkau di https://batik-s128.com/